Tagline website - untuk edit di: Admin - General Setting - Template - Pengaturan Text



By Admin  Article Published 29 November 2013
 
"Adi, nonton TV jangan dekat-dekat".
Mungkin peringatan serupa sering Anda lontarkan pada anak Anda di rumah. Menonton TV terlalu dekat                            ( http://kacamata11.blogspot.com/2013/11/nonton-tv-terlalu-lama-bisa-merusak-mata.html ), prestasi sekolah menurun, lebih sering pinjam buku teman karena tidak bisa membaca tulisan di papan tulis, adalah gejala-gejala mata anak Anda bermasalah dan perlu diperiksa oleh dokter mata atau optisien di optik. Tapi sebelum berangkat memeriksakan mata, ada baiknya Anda melakukan tes awal untuk memastikan kondisi mata sang anak, dan caranya ternyata sangat mudah.
 
1.Buatlah obyek huruf-huruf atau angka-angka terpisah dengan tinggi 9 mm. Gunakan dasar putih, warna tulisa hitam agar terlihat kontras. Atau gunakan obyek huruf yang kami sertakan dibawah ini. 
 
 
 
2.Letakkan di dinding setinggi mata anak Anda, dan pilihkan ruangan yang memungkinkan obyek dilihat dari jarak 6 meter secara lurus. Jika tidak ada ruang dengan jarak 6 meter, gunakan jarak 3 meter dan letakkan cermin di seberangnya. Pemakaian cermin mengharuskan Anda membuat obyek tulisan atau huruf dengan bentuk terbalik.
 
3.Ajak anak Anda berdiri atau duduk pada jarak 6 meter dari tempat Anda menggantung obyek. Tutup mata kirinya, dan biarkan mata kanan yang terbuka. Suruhlah anak Anda membaca huruf-huruf dari yang paling besar terus ke baris dibawahnya sampai yang terkecil dia bisa baca.
Jika anak bisa membaca sampai baris terakhir atau huruf terkecil berarti penglihatan tergolong normal, jika tidak sampai baris terakhir, kemungkinan ada kelainan penglihatan
 
4. Lakukan hal yang sama pada mata kiri.
 
5. Buka kedua mata dan lihat bagaimana hasil pembacaannya pada obyek tadi.
 
6. Deteksi apakah penglihatan anak Anda normal dan lurus. Gunakan senter kecil dan sinari bola mata hitamnya, dan perhatikan apakah pantulan sinar senter letaknya ada di tengah atau agak ke pinggir hitam mata.
 
7. Deteksi apakah penglihatan mata anak Anda bersesuaian antara mata kanan dan mata kiri (stereoskopis). Gunakan 2 pensil sama panjang. Satu di tangan kanan yang diposisikan di atas, dan satu lagi di tangan kiri yang diposisikan di bawah. Gerakkan kedua tangan untuk mempertemukan ujung kedua pensil tersebut. Jika anak bisa mempertemukan ujung kedua pensil dengan tepat dan mudah, berarti mata anak stereoskopisnya bagus. Jika mengalami kesulitan,  berarti ada gangguan pada kesejajaran penglihatan mata kanan dan kirinya.
Jika ditemukan kecurigaan bahwa penglihatannya ada kekurangan, segeralah periksakan mata anak Anda pada ahlinya.


Related Article