Tagline website - untuk edit di: Admin - General Setting - Template - Pengaturan Text



By Admin  Article Published 16 April 2014
 
Sumber : http://simomot.com
 

Kejutan besar itu bernama Simon Santoso: Juara Tunggal Putera Singapura Terbuka Super Series

Pebulutangkis Indonesia Simon Santoso membuat kejutan besar di Singapura Terbuka Super Series. Simon menaklukkan unggulan teratas Lee Chong Wei di partai final dan keluar sebagai juara. Prestasi ini bisa disebut luar biasa karena saat ini dia bukan lagi pemain pelatnas Cipayung PP PBSI, dan juga memulai turnamen dari babak kualifikasi.
 
 
Dia secara meyakinkan mengalahkan Chong Wei dengan dua set langsung di Singapore Indoor Stadium, Minggu (13/4/2014). Kemenangan dengan skor 21-15 21-10 ini menjadikan Indonesia membawa pulang dua gelar juara dari Singapura. Gelar lainnya direbut pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, yang menundukkan rekan senegaranya, Riky Widianto/Puspita Richi Dili, di final dengan 21-15 22-20.
 

Ucapan selamat dari Presiden (update berita)

Seusai Simon Santoso mengalahkan pebulutangkis nomor satu dunia Lee Chong Wei, Presiden berbicara langsung kepadanya lewat sambungan telepon. Presiden mengatakan kepada Simon bahwa dirinya menonton perjuangan Simon dari awal sampai meraih kemenangan atas Lee Chong Wei.

“Tadi bapak Presiden mengucapkan selamat atas gelar juara di Singapura dan kemenangan nya dari Lee Chong Wei. Beliau juga berpesan untuk menjaga prestasinya dan kemungkinan beliau akan mengundang bertemu langsung,” cerita Simon setelah menutup sambungan teleponnya, Minggu (13/04/2014) seperti dilansir kompas.com.

Selain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketua umum PBSI Gita Wirjawan juga menelpon langsung Simon Santoso. “Pak Gita mengucapkan selamat kepada saya. Beliau memuji dan bangga atas penampilan saya tadi. Hasil ini akan menjadi pertimbangan bagi PBSI untuk memanggil kembali bergabung,” lanjut Simon.

Gita Wirjawan mengungkapkan apresiasi atas kemenangan Simon dan Tontowi/Liliyana. “Selamat kepada Simon atas gelar juara di Singapore Open Super Series 2014. Merangkak dari kualifikasi, akhirnya menjadi juara dengan mengalahkan Lee Chong Wei yang merupakan pemain rangking satu dunia. Ini adalah prestasi yang sangat luar biasa, semangat terus, Simon!” ujar Gita yang disampaikan kepada badmintonindonesia.org

“Semoga prestasi Simon dapat memotivasi semua pebulutangkis Indonesia. PBSI selalu memberikan dukungan dan perhatian kepada semua pebulutangkis Tanah Air, baik pemain di pelatnas maupun pemain di klub,” lanjutnya

“Tontowi/Liliyana juga sukses mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu dan membuktikan bahwa mereka adalah salah satu ganda campuran kelas dunia yang mampu tampil konsisten. Langkah Riky/Richi ke final juga sebuah kemajuan untuk mereka, semoga Riky/Richi bisa memetik pelajaran dari Tontowi/Liliyana dan mengekor sukses senior-seniornya tersebut,” tutup Gita Wirjawan.

Hasil final Singapura Terbuka Super Series 2014

Ganda campuran
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir vs Riky Widianto/Puspita Richi Dili 21-15 22-20

Tunggal putri
Wang Yihan vs Li Xuerui 21-11 21-19

Ganda putra
Cai Yun/Lu Kai vs Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin 21-19 21-14

Ganda putri
Bao Yixin/Tang Jinhua vs Christinna Pedersen/Kamilla Rhyter Juhl 14-21 21-19 21-15

Tunggal putra
Simon Santoso vs Lee Chong Wei 21-15 21-10

Siapa Simon?
 
Simon Santoso (lahir di Tegal, Jawa Tengah, 29 Juli 1985; umur 28 tahun) adalah salah satu pemain bulu tangkis Indonesia. Putra dari pasangan Hosea Lim dan Rahel Yanti ini adalah anggota Thomas Cup Indonesia 2008 dan 2010 dan menjadi pemain tunggal ketiga dalam tim. Sebelumnya ia juga pernah memperkuat tim Thomas Cup Indonesia pada tahun 2004 dan 2006. Simon Santoso juga pernah melawan Sony Dwi Kuncoro dalam Indonesia Open. Simon menjadi pemain tuggal kedua menggantikan Sony Dwi Kuncoro yang mengalami cedera tulang punggung.
 
Prestasi Simon Santoso :
 
Perorangan :
 
  • 2003: Medali Perunggu SEA Games, Finalis Singapore Satellite
  • 2005: Medali Perak SEA Games, Juara Vietnam Satellite, Perempat final DJARUM INDONESIA OPEN,
  • 2006: Perempat final DJARUM INDONESIA OPEN, Juara Singapore Satelitte
  • 2007: Runner-up Swiss Open Super Series, Semifinal Japan Open SS
  • 2008: Runner-up Malaysia Open SS, Runner-up DJARUM INDONESIA SUPER SERIES, Juara Taiwan Open GPG
  • 2009: Medali Emas SEA Games, Juara Denmark Open SS, Semifinal Korea Open SS, Semifinal Japan Open SS, Juara Chinese Taipei Grand Prix Gold
  • 2010: Perempat Final LI-NING SINGAPORE OPEN SUPER SERIES, Perempat Final DJARUM INDONESIA OPEN SUPER SERIES, Semi Final Kumpoo Macau Open Badminton Championships, Juara CHINESE TAIPEI GRAND PRIX GOLD
  • 2011, Medali Emas SEA Games, Semifinal Malaysia Open SS, Semifinalis Victor Korea Open Super Series Premier, Semifinalis WILSON Swiss Open Grand Prix Gold, Perempat final YONEX Open Japan 2011, Semifinal Li Ning China Open 2011, Semifinal YONEX Open Japan, perempat final Li Ning China Open 2011, perempat final Kumpoo Macau Open
  • 2012: Perempat final Victor Korea Open 2012, Perempat final MAYBANK Malaysia Open Presented by PROTON, Runner – up YONEX German Open GPG 2012, Juara Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2012, Semifinal YONEX Open Japan 2012, Perempat final INDONESIA OPEN GRAND PRIX GOLD BADMINTON 2012
  • 2013: Perempatfinal Australia Open Grand Prix Gold, Semifinal New Zealand Open Grand Prix, Juara Indonesia Open Grand Prix Gold
  • 2014: Juara Tunggal Putera Singapura Terbuka Super Series
Beregu :
 
 
  • 2003: Medali emas SEA Games
  • 2004: Semifinalis Piala Thomas
  • 2005: Finalis Piala Sudirman
  • 2006: Semifinalis Piala Thomas, Medali Perunggu Asian Games
  • 2007: Finalis Piala Sudirman, Medali Emas SEA Games
  • 2008: Semifinalis Piala Thomas
  • 2009: Semifinalis Piala Sudirman, Medali Emas SEA Games
  • 2010: Finalis Piala Thomas, Medali Perunggu Asian Games
  • 2011: Semifinalis Piala Sudirman, Medali Emas SEA Games
 
 
Sumber : http://simomot.com/2014/04/13/kejutan-besar-itu-bernama-simon-santoso-juara-tunggal-putera-singapura-terbuka-super-series/
 
 
 
 


Related Article