Tagline website - untuk edit di: Admin - General Setting - Template - Pengaturan Text



News Published 02 November 2013
 
 
 
Sabtu, 2 November 2013
Tribunnews.com
 
 

Samsung Ciptakan Kacamata Pintar

Jumat, 1 November 2013 20:48 WIB
 
Samsung Ciptakan  Kacamata Pintar
Kacamata Pintar Samsung

TRIBUNNEWS.COM  SEOUL-  Samsung Electronics sepertinya sedang menciptakan  kacamanta pintar yang akan menyaingi Google Glass.

Paten  menurut  berita  yang dilansir dari The Wall Steet Journal  akan sebuah rancangan yang terdaftar di pemerintah Korea sejak Oktober lalu memperlihatkan perangkat elektronik dalam bentuk kacamata. Produk itu dimasukkan ke dalam kategori “kacamata olahraga.”

    
“Rancangan ini adalah sejenis kacamata yang dilengkapi earphone. Penggunanya bisa menerima panggilan telepon dan mendengarkan musik sambil berolahraga,” demikian memo yang tercantum pada sejumlah gambar perangkat tersebut, yang didaftarkan oleh Samsung pada awal 2013.

Perangkat tersebut terhubung dengan smartphone dan menampilkan pelbagai notifikasi yang dikirim oleh telepon. Hal tersebut memudahkan pengguna saat kedua tangannya disibukkan aktivitas olahraga, tulis memo itu. Kacamata Samsung itu memiliki lensa yang transparan atau semi-transparan.

Keterangan dari gambar desain dan memo tersebut menunjukan bahwa rupa kacamata tersebut tidak jauh berbeda dari Google Glass, yang hingga kini masih dalam proses pengembangan. Sejumlah relawan masih menguji perangkat itu. Namun, kacamata Samsung tersebut kelihatannya lebih menekankan pada aspek olah raga.

Jika Samsung memutuskan untuk meluncurkan produk tersebut, kacamata tersebut akan menjadi upaya terbaru perusahaan untuk menghasilkan wearable device, atau perangkat yang dikenakan di tubuh. Strategi itu terbukti dengan peluncuran jam tangan pintar, the Galaxy Gear.

Seorang juru bicara Samsung mengatakan perusahaan tersebut tidak berkomentar mengenai rencana-rencana terkait produk yang belum keluar.

Wearable device menjadi medan pertempuran baru bagi para produsen telepon genggam yang bergelut dengan pasar mulai penuh dan jenuh. Namun, banyak hambatan teknologi yang harus diatasi.(WSJ)